Berbagai Kisah Liputan Yang Mengesankan

Standar

Saya Yeni Nuryani  mahasisiwi UPN Veteran Jakarta Jurusan Komunikasi. Ini pertama kalinya Saya harus liputan untuk tugas mata kuliah Jurnalistik Online yang hasil liputannya akan di masukkan kedalam wordpress kelompok kami yaitu resistfun.wordpress.com . Banyak suka dan duka yang saya alami selama melakukan tugas liputan Jurnalistik Online. Dalam tugas ini saya tidak sendirian melainkan ada 3 orang yang menjadi kelompok saya yaitu Retno, Fitri dan Ira. Diawali dengan kami yang diberi tugas liputan pertama, kami cukup bingung untuk mngerjakannya sebab ini pertama kali kami diberi tugas seperti itu. Sebenarnya selain dari kami ber empat, ada satu anggota lagi dan itu satu-satunya laki-laki di dalam kelompok kami  bernama Adit yang dimana dia juga merangkap sebagai pemred di kelompok kami. Diawal pengerjaan tugas liputan, kami cukup tidak ada masalah dengan pemred. Tetapi semakin kesana kami mulai bermasalah dengannya dari mulai dia tidak mau ikut liputan dengan kami dan selalu mempermasalahkan budget yang harus kita keluarkan untuk liputan. Selain itu, begitu banyak alasan yang diucapkannya untuk tidak terlibat dalam pengerjaan tugas liputan ke beberapa tempat.  Seperti ketika liputan pertama kali tentang rubrik kuliner, Kami bertiga berdiskusi untuk menentukan tempat makan mana yang memiliki keunikan dan akhirnya kami memilih soto kauman untuk di liput. Karena menurut kami tempat makan tersebut unik karena ada slogan gratis untuk ibu hamil. Selanjutnya kami menentukan waktu untuk pergi kesana karena jadwal kuliah kami masing-masing berbeda. Akhrinya 2 hari setelah itu kami pergi untuk meliput ke soto kauman. Setelah saya keluar kelas, saya langsung bergegas untuk pergi ke soto kauman bersama teman-teman saya. Namun sepertinya cuaca kurang mendukung karena akan turun hujan. Saya janjian dengan Fitri, Retno, Ira, Adit didepan kampus. Akhirnya saya pun bertemu retno, ira, fitri dan kami berempat menunggu Adit dengan keadaan cuaca yang sudah mendung. Cukup lama kami menunggu Adit, dan akhirnya Adit pun datang dengan hanya memberi alasan kalau dia engga bisa ketempat soto kauman sekarang, karena dia menunggu ceweknya keluar kelas dan dia bilang nanti dia nyusul. Dengan perasaan kesal kami pun hanya bilang yaudah iya kita duluan aja. Setelah kami sampai di tempat soto kauman, hujan pun datang. Kami langsung memesan makanan dan ternyata saat itu pemilik soto kaumannya tidak ada dengan perasaan yang sedih kami hanya bisa tersenyum dan hanya meliput tempat seadanya, karena niat kami ingin mewawancarai pemilik soto kauman. Ternyata Adit pun memberi kabar kalau engga bisa ikut liputan. Esok harinya kami datang kembali ke soto kauman ternyata hasilnya nihil. Dengan tangan kosong kami pun pulang dan akhirnya membuat janji kepada pemilik soto kauman. Selanjutnya kami pun datang kembali ke tempat soto kauman dan hanya di beri waktu sebentar untuk mewawancarai pemilik soto kauman karena dia ada pekerjaan lain. Sebelum di wawancarai, pemilik soto kauman menawarkan dengan berkata “mau minum apa? Bilang aja’’. Yang ada di pikiran saya dan teman-teman akan diberikan minuman gratis hehehe, ternyata sebenarnya engga hmm bikin kami ge’er jadinya. Setelah liputan pertama kami kerjakan ternyata sangat deadline selalu di jam 23:59:59. Kami pun berupaya untuk menyelesaikan tugas liputan pertama. Dalam pengiriminnya kami sempat mengalami gangguan karena jaringan internet yang buruk. Tugas liputan selanjutnya seperti itu, selalu ada saja kendala seperti saat liputan ke dua ke Monas.  Seperti biasa kami hanya liputan ber empat walaupun sebelumnya kami sudah mengajak Adit namun ada saja alasan. Kami pergi ke monas sekitar jam 11 cuaca sangat panas sekali, dengan mengendarai motor saya memboncengi retno dan fitri memboncengi ira. Perjalanan cukup melelahkan sekali tetapi kami tetap semangat untuk liputan. Akhirnya kami pun menunggu kereta wisata dengam gratis. Setelah sampai disana ternyata loket terusan untuk  masuk ke dalam monas tutup dengan perasaan kecewa kami pun hanya berjalan di sekitar monas sambil merekam keadaan di monas. Setelah tugas kami selesai kami pun segera pulang dan mencari kereta keliling. Ternyata kami salah menunggu kereta, kami hanya asal naik saja ternyata tidak boleh karena kami harus naik dari haltenya, kami malah ditertawakan oleh salah satu penjual disana dan dia meledek dengan berkata “ cewek-cewek bandel banget” kami pun hanya ikut tertawa karena kami tidak tahu. Rasa lapar dan haus sangat terasa, kami sudah hampir membeli minum 3 kali disana karena cuaca sangat panas dan kelelahan. Saya pun mulai tidak kuat untuk membawa motor saat pulang, namun saya yakin saya masih bisa bawa motor. Setelah diparkiran kami melihat ada kunci motor yang masih menyantel di motor tanpa ada pemiliknya, ketika kami ingin mengambil untuk diamankan kuncinya ternyata kunci motor tersebut sudah diambil dulan oleh tukang asongan. Kami takut jika motornya nanti diambil oleh tukang asongan tersebut, maka kami langsung melaporkan kepada petugas parkirnya. Liputan selanjutnya kami pergi ke Ragunan untuk liputan tentang travel dan seperti biasa Adit tidak bisa ikut, dengan keadaan  kami yang kurang enak badan, tetapi kami harus liputan karena itu merupakan tanggung jawab kami. Setelah pulang kuliah kami pergi ke ragunan dengan cuaca yang sangat panas. Setelah disana kami segera meliput dengan mewawancarai salah satu pengunjung, kami pun berbagi tugas. Ketika liputan yang ke tiga bagi kami semakin hari semakin banyak tugas kami. Akhrinya kami pun pergi ke café strawberry untuk liputan yang ke empat. Seperti biasa Adit tidak bisa yang sebelumnya sudah kami kordinasikan. Akhirnya kami pun ke café strawberry namun hujan turun sangat deras, jadi kami menunggu terlebih dahulu di kampus yang sebenarnya kami masih ada kuliah lagi namun kami ijin untuk liputan. Ketika dalam perjalanan menuju café strawberry kami sempat  berhenti di depan tukang kacang rebus karena fitri dan ira sedang mengisi bensin. Disana kami malah di sangka untuk membeli kacang kacang rebus karena ada bapak-bapak lewat dan berkata “de kalo mau beli kacang disana abangnya” kami bingung dan tertawa. Ketika kami ingin melanjutkan perjalanan ternyata motor saya tiba-tiba tidak bisa dinyalakan. Saya sangat panik sekali namun akhirnya motornya pun bisa nyala kembali. Kami juga  salah jalan karena di Lenteng Agung jalannya hanya searah untuk mencari belokan ke café strawberry sangat jauh. Setelah sampai disana kami segera memesan makanan dengan patungan hehehehe maklum budget anak kuliah. Sebelumnya kami ingin merekam café strawberry dengan meminta ijin kepada pelayan. Ternyata kami tidak boleh meliput disana harus memakai surat ijin dari kampus dan pelayannya pun tidak santai dengan memasang muka jutek, jadinya hanya sia-sia kami datang ke café strawberry itu. Akhirnya kami pun mencari solusi lain dengan meliput  ke tempat berbeda yaitu di toko kue its my cake, di sana hanya menjual kue-kue tart. Kami pun berpatungan kembali dengan mengumpulkan duit agar bisa membeli satu kue tart. Disana kami mewawancarai salah satu pelanggan. Namun akhirnya setelah liputan kami bingung mau di bagi gimana kue tart tersebut. Semakin lama biaya yang kami keluarkan untuk liputan sangat besar tapi kami rela karena untuk tugas engga apa-apa. Liputan yang terakhir kami yaitu mengenai kota Jakarta yang akhirnya kami memilih setu babakan untuk di liput. Sebelumnya kami ketempat soto kauman lagi untuk memperbaiki liputan kami. Karena liputan terakhir Adit akhirnya terpaksa mauikut dalam liputan akhirnya kami pergi kesana dan liputan seperti biasa patungan untuk membeli kerak telor dan bir pletok. Sangat melelahkan sekali dalam mengerjakan semua tugas liputan. Sangat menguras biaya, waktu dan tenaga. Namun di satu sisi kelompok kami sangat tidak kompak karena Adit yang selalu tidak bisa di ajak kerja sama padahal sebelumnya kami selalu mengkordinasikan kepada dia. Tetapi walaupun dalam pengerjaan tugas kita selalu ber empat  kami sangat senang.@yenirajiv27

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s